Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, BBPP Binuang Gelar Gerakan Tanam Cetak Sawah Rakyat di Sungai Tabuk
- May 14, 2026
- KIM Sungai Lulut
SUNGAI TABUK, KAB. BANJAR – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menyelenggarakan kegiatan Gerakan Tanam Cetak Sawah Rakyat Brigade Pangan Serumpun Jaya di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pada Kamis (14/05/2026).
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Ida Widi Arsanti, yang menegaskan bahwa fokus saat ini adalah meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) secara nasional. "Program Cetak Sawah Rakyat ditargetkan mampu mencapai IP 200, sementara untuk Optimalisasi Lahan (Oplah) diarahkan hingga IP 300. Peningkatan IP nasional inilah yang menjadi indikator kesuksesan program Kementan RI dalam menjaga keberlanjutan swasembada," jelas Ida.
Sejalan dengan visi tersebut, Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan, Freddy, mengapresiasi kenaikan luas tanam yang stabil di Kalimantan Selatan sebesar 3 persen. Ia menekankan bahwa gerakan tanam ini adalah aksi riil harian, bukan sekadar seremoni, guna memastikan keberlanjutan produksi pangan di tingkat daerah.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalsel, Syamsir, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor—termasuk TNI, penyuluh, dan petani—adalah kunci utama dalam mempertahankan swasembada. Ia juga menyoroti aspek kesejahteraan petani sebagai motivasi utama dalam meningkatkan produktivitas lahan.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam acara ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, serta aparat keamanan (TNI/Polri). Turut hadir mendampingi Kepala Badan PPSDMP antara lain: Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura (selaku Pj. Swasembada Pangan Berkelanjutan Provinsi Kalsel), Kepala Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian Kalsel, Unsur pimpinan daerah: Kapolres Banjar, Dandim 1006 Banjar, serta jajaran Camat, Danramil, dan Kapolsek Sungai Tabuk, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar serta jajaran Kepala Balai teknis di lingkungan Kementerian Pertanian (Balai Lahan Rawa, Veteriner, BPTU-HPT Pelaihari, hingga BWS Kalimantan III).
Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menekankan bahwa pembentukan Brigade Pangan Serumpun Jaya merupakan langkah konkret untuk melibatkan sumber daya manusia yang modern dan terorganisir dalam mengelola lahan cetak sawah baru.
"Gerakan tanam ini bukan sekadar simbolis, melainkan awal dari pengelolaan lahan yang lebih modern di Desa Pematang Panjang. kita optimistis hasil panen akan maksimal," ujar salah satu pejabat pendamping di lokasi.
.jpeg)
Kegiatan ini juga melibatkan garda terdepan pertanian, mulai dari Brigade Pangan Kabupaten Banjar, Koordinator BPP se-Kabupaten Banjar, hingga para Penyuluh Swadaya se-Kecamatan Sungai Tabuk. Kepala Desa Pematang Panjang dan Kepala Desa Gudang Tengah turut hadir memberikan dukungan penuh atas penggunaan lahan di wilayah mereka bagi kepentingan pangan nasional.
Melalui gerakan ini, diharapkan Desa Pematang Panjang dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam hal transformasi lahan rawa menjadi lahan produktif yang mampu menopang kebutuhan pangan di Kalimantan Selatan maupun nasional.